Persiapan Tanam Salak

Sekarang sudah mendekati musim kemarau, dan inilah waktunya mulai mempersiapkan lahan untuk tanam bibit salak agar tanaman salak yang akan ditanam bisa tumbuh dengan baik. Bagi yang belum memiliki bibit tanaman salak mulai saat ini/ jauh jauh hari bisa memesan terlebih dahulu agar ketika saatnya tanam tidak kehabisan stok bibit salak. Varian salak yang saat ini banyak diminati adalah salak madu karena daging buahnya yang empuk, buahnya besar-besar, kandungan air buahnya banyak dan pastinya rasa khasnya yang sangat MUUAANISS.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Saat Tanam Salak Sudah Tiba

Menanam salak sangat tergantung curah hujan yang ada. Semakin tinggi curah hujan semakin baik untuk menanam karena untuk awal menanam memerlukan air yang tinggi agar tanaman salak bisa tumbuh dengan sempurna. Tanaman salak membutuh curah huja tinggi sekitar 6 bulan untuk bisa bertahan. Setelah 6 bulan akar tanaman salak sudah cukup kuat menghadapi musim kemarau walaupun sebaiknya tetap di siram ketka musim kemarau. Kami mensuply bibit tanaman baik salak madu mapupun salak pondoh asli dari Sleman Yogyakarta.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Akibat Kemarau Panjang Banyak Pohon Salak Mengering

Kemarau yang belum berakhir menyebabkan kawasan petani salak daerah Kecamatan Turi dan Tempel bagian selatan, Kab Sleman, Yogyakarta merugi. Pasalnya tanaman salak yang banyak kekurangan air sehingga daun-daunnya mengering dan sebagaian ada pohon salak yang mati.

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Musim paceklik salak.

Musim kemarau tahun ini yang cukup lama membuat para petani di sleman cukup gelisah pasalnya pohon salak yang sedang menghadapi panen raya bulan Desember terancam kekeringan dikarenakan panasnya udara dan minimnya kelembaban dan curah hujan. Kami berharap musim penghujan segera tiba agar panen raya tahun ini bisa menhasilkan buah yang berkuantitas banyak dan berkualitas baik. Penampakan gambar adalah posisi buah salak saat ini yang sudah berumur 5 bulan saya ambil hari minggu ini. 1 bulan lagi bisa dipanen.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Salak Sebagai Tanaman Pagar

Salak selain bisa diambil buahnya juga bisa sebagai tanaman pagar untuk menghindari hewan terlarang masuk ke areal perkebunan. Dengan duri yang panjang dan tajam dijamin hewan yang tidak berkepentingan tidak akan berani masuk atau bisa tertusu duri sampai babak belur.

Kami disamping menjual bibit salak untuk diambil buahnya juga menjual bibit salak untuk tanaman pagar. Barang ready siap kirim luar kota luar propinsi.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Budidaya Salak Pondoh

Pemilihan Bibit
Pemilihan bibit  adalah usaha untuk mendapatkan bibit yang unggul dalam budidaya salak pondoh agar diperoleh hasil yang maksimal. Mengenai pemilihan bibit ini ada beberapa hal yang perlu kita ketahui. Cara memperoleh bibit tanaman buah-buahan pada umumnya dapat diperoleh dengan 2 cara, yaitu:
1.    Generatif
Bibit tanaman yang diperoleh dengan cara generative berasal dari biji yang dibenihkan. Cara generative ini sudah jarang dilaksanakan karena memiliki beberapa kelemahan, yaitu:
a.    Buah yang dihasilkan dalam waktu yang lama.
b.    Sifat buah yang dihasilkan akan berbeda dengan sifat induk.
c.  Hanya dilakukan jika tidak dapat dilakukan dengan cara vegetative, atau hanya dapat dikembangbiakkan dengan biji saja.
2.    Vegetatif
Bibit tanaman yang diperoleh dengan cara vegetative, tidak berasal dari biji, namun dari bagian lain dari tumbuhan. Misalnya, akar, batang, dan daun.
Keuntungan perkembang biakkan vegetative adalah:
a.    Tumbuhan hasil perkembangbiakkan cepat menghasilkan buah.
b.    Hasil buah akan sama dengan sifat induknya
c.    Sifat induk dapat dipertahankan sampai keturunan selanjutnya.
Untuk salak pondoh, cara memperoleh yang biasa digunakan adalah dengan cara pembenihan dari biji, tunas anakan, dan cangkok.
Penggunaan jenis bibit sangat berpengaruh pada kecepatan berbuah suatu tanaman. Jika bibit yang diperoleh dengan cara generative maka akan memerlukan waktu yang lama untuk dapat berbuah, yaitu sekitar 8-10 tahun. Hal itu karena tumbuhan harus memulai fase vegetative dengan menyediakan akar, batang dan daun terlebih dahulu sampai besar, baru fase generative untuk berbunga dan berbuah. Contohnya, mangga yang ditanam dari biji akan berbuah dalam umur 6 tahun, namun dengan cangkokan hanya dalam umur 3 tahun sudah dapat berbuah.
Sebaliknya, jika bibit tanaman yang kita pilih berasal dari bibit vegetative, maka tanaman akan cepat berbuah, karena tumbuhan sudah memiliki organ tubuh yang lengkap yaitu akar, batang, dan daun. Sehingga tumbuhan tinggal melaksanakan fase generative yaitu berbunga dan berbuah.
3.    Pemilihan bibit
Bila kita memperoleh bibit tanaman dengan cara membeli, kita akan merasa kecewa sebab tidak seperti apa yang kita harapkan. Hal ini terjadi karena bibit berasal dari cara generative, jadi dapat mengalami perubahan sifat. Sehingga, jika kita ingin mempertahankan sifat unggul harus didapat dari cara vegetative.
Kita tidak bisa mengetahui bagaimana cara penjual memperoleh bibit, maka sebaiknya kita membeli pada pedagang yang dapat dipercaya, dan yang sudah kita kenal dengan baik.
Selain itu, ada cara yang lain yaitu dengan membeli bibit pada pedagang yang sudah bersertifikat sehingga ada jaminan mutunya. Tujuan sertifikasi ini untuk melindungi konsumen dari kerugian yang mungkin  dapat dialaminya. Sebab bila kita salah dalam pemilihan bibit ini, kita akan mengalami kerugian waktu, tenaga , dan biaya.
B.    Pengolahan Tanah
Proses pengolahan tanah harus direncanakan dengan baik, yaitu meliputi:
1.    Pembuatan saluran
Saluran di sekitar kebun dibuat untuk saluran air di musim hujan, dan untuk mengairi kebun di musim kemarau.
2.    Pengaturan jarak tanam
Pengaturan jarak tanam antara system penanaman monokultur berbeda dengan polikultur. Sistem monokultur adalah system penanaman yang hanya menanam satu jenis tanaman dalam satu areal. Jarak yang dipakai untuk menanam salak pondoh adalah 2 x 2 meter, dengan jumlah tanaman 1.800 rumpun untuk tiap hektarenya.
Sedangkan system polikultur adalah menanam areal kebun dengan beberapa jenis tanaman. Untuk system ini, jarak tanam antara tanaman yang satu dengan yang lain adalah 1,5 x 1,5 meter. Selain itu, ada tambahan bahwa untuk tanah yang subur, jarak tanam antara tumbuhan satu dengan yang lain lebih luas dibandingkan tanah yang kritis.

3.    Pembuatan lubang tanam

Setelah kita tentukan jarak tanam antara tumbuhan salak yang satu dengan yang lain, maka kita sekarang mulai membuat lubang tanam. Ukuran lubang tanam adalah 50 x 50 x 50 cm atau 75 x 75 x 75 cm. Pada saat membuat lubang tanam, sebaiknya dipisahkan antara tanah yang di bagian atas dan tanah bagian bawah.
Setelah pembuatan lubang selesai, lubang dibiarkan dahulu selama 3 minggu agar terkena sinar matahari. Selain itu, kedalaman lubang ditambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos kira-kira 15 kg. Masukkan kembali tanah yang telah berisi pupuk, tunggu selama 1 minggu baru dapat ditanami dengan tanaman salak pondoh
C. Penanaman
Langkah selanjutnya setelah pengolahan tanah adalah penanaman bibit salak pondoh, yang dilakasanakan pada awal musim hujan yaitu sekitar bulan Nopember. Sebab selain udara yang sejuk, juga tersedianya air yang cukup pada musim hujan, sehingga tumbuhan salak pondoh cepat tumbuh dengan baik.
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada penanaman bibit salak pondoh adalah:
1.    Waktu tanam
Seperti telah dijelaskan di depan, bahwa waktu untuk penanaman bibit salak pondoh yang baik adalah pada awal musim penghujan, yaitu sekitar bulan November. Pada saat itu masih tersedia cukup air yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembang biakkan salak pondoh.
Selain itu, juga untuk menghemat tenaga penyiraman, karena lingkungan tempat hidup tanaman salak pondoh sudah basah oleh air hujan.
2.    Jumlah bibit
Jika bibit salak pondoh yang merupakan hasil perbanyakan dari biji,, di tiap lubang tanam diberi 2 rumpun, sebab kita tidak tahu jenis kalamin dari tiap rumpun tanaman salak pondoh tersebut. Jadi untuk persiapan agar tanaman salak pondoh dapat berbuah.
Namun, jika bibit tanaman salak pondoh berasal dari bi it cangkokan, maka untuk setiap lubang tanam hanya diberi satu rumpun bibit tanaman salak pondoh, karena jenis kelamin induknya sudah diketahui sebelumnya.
Cara penanaman bibit salak pondoh:
a.    Keluarka bibit dari kantong plastic/polybag.
b.    Masukkan dalam lubang tanam yang telah tersedia.
c.    Timbun dengan tanah yang sudah bercaampur dengan pupuk.
d.    Tambahkan ajir di sekeliling tanaman salak pondoh agar tidak roboh oleh angin.
e.    Pangkaslah sebagian daunnya kurang lebih sebanyak 75%, dengan tujuan untuk mengurangi penguapan.
f.    Hati-hati dalam menanam bibit salak pondoh, jangan sampai akarnya rusak sebab tumbuhan tersebut akan mati.
g.    Jangan mencampur jenis bibit salak pondoh yang satu dengan yang lain. Jika dicampur akan menyebabkan terjadinya perkawinan silang, sehingga yang didapat adalah buah salak yang berbeda dari tanaman induknya atau tidak seperti yang kita harapkan.
Pemeliharaan tanaman salak pondoh terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1.    Penyulaman
Penyulaman adalah kegiatan untuk mengganti bibit tanaman salak yang sudah ditanam, biasanya terjadi karena beberapa alas an, yaitu:
a.    Bibit tanaman salak pondoh yang sudah ditanam mati.
b.    Bibit tanaman salak pondoh terhambat atau lambat pertumbuhannya/tidak sama seperti yang lain.
c.    Bibit tanaman salak tidak sesuai yang diingiinkan, misalnya perbandingan antara salak pondoh yang jantan dan yang betina tidak seimbang.
d.    Tanaman dapat diketahui jenis kelaminnya setelah salak pondoh tersebut berbunga.
Penggantian bibit atau penyulaman ini, sebaiknya dengan menggunakan bibit yang sehat, umurnya sama, dan berbuah banyak. Waktu penyulaman pada awal musim hujan agar kita tidak repot menyiraminya dan cepat tumbuh pohon salak pondohnya.
Cara pengambilan bibit untuk penyulaman dilakukan dengan cara putar, yaitu dengan membongkar bibit bersama tanahnya, lalu dibersihkan agar akar dapat tumbuh baik dan terbebas dari rayap.
Tahap-tahap pembongkaran tanaman salak pondoh yang sudah dewasa, yaitu:
a.    Ikat pelepah tanaman salak pondoh dengan tali yang kuat.
b.    Tanaman salak pondoh ditopang dengan bamboo agar tidak roboh.
c.    Pembomgkaran tanaman dilakukan dengan jarak dari pangkal pohon sejauh 20 cm
d.    Potong akar sebanyak 75%, dan sisakan sebanyak 25% agar tanaman tidak mati.
e.    Isilah lubang galian dengan pupuk kandang atau pupuk kompos, dengan perbandingan 1:1.
f.    Bongkar dan pindahkan tanaman dengan hati-hati agar tanaman salak pondoh tidak rusak.
g.    Angkut dan masukkan pada tempat penanaman, jangan lupa beri ajir atau penyangga agar tidak roboh.
2.    Pemupukan
Seperti makhluk hidup yang lain, salak pondoh juga memerlukan makanan yang berguna untuk pertumbuhan sampai menghasilkan buah. Zat makanan tumbuhan berasal dari dalam tanah, yang diambil oleh akar lewat pembuluh kayu di bawa ke daun untuk fotosintesis, dan hasilnya kemudian diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan oleh pembuluh tapis.
Tujuan pemberian pupuk adalah agar tumbuhan menjadi:
a.    Tumbuh dengan baik dan subur, karena tersedianya unsure hara di dalam tanah secara lengkap.
b.    Sehat, tidak mengalami gangguan, baik hama ataupun penyakit karena kekurangan salah satu unsure.
c.    Berproduksi dengan banyak. Produksi yang banyak dapat terwujud jika tanaman salak pondoh dalam keadaan subur dan sehat.
Macam-macam pupuk yang dapat dipakai untuk tanaman, yaitu:
a.    Pupuk alamiah: pupuk kandang dan pupuk kompos.
b.    Pupuk buatan:Urea, NPK, TSP, KCL, ZA.
Sedangkan pupuk yang dipakai  untuk tanaman salak pondoh adalah pupuk kandang atau kompos dan NPK (pupuk buatan yang terdiri dari unsure natrium, kalium dan fospat)
Tujuan pemberian pupuk kandang agar kesuburan tanah dan struktur tanah tetap terjaga dengan ukuran 15 kg untuk tiap rumpun tanaman salak pondoh selama setahun sekali. Sedangkan pemakaian pupuk buatan atau organic yang berupa NPK (Natrium kalium Fospat),  dan campurkan antara urea, TSP dan KCL, dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

3.    Penggemburan tanah

Penggemburan tanah adalah usaha untuk menjaga agar tanah tetap gembur. Tanah yang gembur mempermudah akar untuk bernapas dan dapat bergerak dengan leluasa untuk mencari sumber air atau sumber makanan, sehingga tumbuhan salk pondoh dapat tumbuh dengan subur. Selain itu, dapat merangsang tumbuhnya tunas baru yang dapat menjadi tunas anakan untuk bibit tanaman salak pondoh yang baru. Penggemburan dilakukan pada waktu pemberian pupuk. Penggemburan dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman salak pondoh induk maupun tunas anakan yang sudah mulai tumbuh.
Hasil penggemburan dapat diletakkan disekitar tanaman salak pondoh, sehingga tanamannya menjadi lebih kokoh dan merangsang tumbuhnya tunas baru. Jangan menimbun tanah terlalu tinggi dan tanahnya jangan dipadatkan, sebab akar akan kesulitan dalam mengambil makanan yang lebih luas dan mengalami kesulitan dalam bernapas. Hal ini akan menyebabkan beberapa masalah pada tumbuhan salak pondoh, antara lain:
a.    Pertumbuhan yang terjadi sacara tidak sempurna.
b.    Waktu berproduksi yang lebih lambat dibandingkan dengan yang lain.
c.    Bila berproduksi, didapatkan hasil yang sedikit dan mutu tidak seperti yang diharapkan.
4.    Penyiangan
Penyiangan adalah kegiatan pembuangan rumput liar di sekitar tanaman salak pondoh. Kegiatan ini dilakukan agar pertumbuhan salak pondoh adalah saat pemberian pupuk yang pertama, yaitu dilakukan sekitar 6 bulan pertama umur tanaman.
Untuk seterusnya, kegiatyan penyiangan dilakukan secara rutin tiap 4 bulan sekali. Tujuan penyiangan bagi tanaman salak pondoh adalah untuk:
a.    Menjaga kestabilan tanah
b.    Menjaga kesuburan tanah
c.    Menambah kesuburan tanaman
d.    Menjaga pertumbuhan salak pondoh agar sempurna
e.    Mendapatkan hasil produksi berupa buah yang bermutu dan berjumlah banyak.

5.    Pengairan

Pengairan adalah kegiatan pembarian dan penyediaan air bagi tanaman. Kebutuhan akan air yang terpenuhi akan membuat tanaman menjadi tumbuh dan berproduksi dengan baik. Tanaman salak pondoh memerlukan air yang cukup banyak, terutama dimusim kemarau. Pengaturan pemberian air pada tanaman salak pondoh dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain:
a.    Jenis tanah
Jik tanah tempat tumbuh salak pondoh berpasir, maka kebutuhan akan air lebih banyak dibandingkan tanah liat, karena tanah berpasir cepat basah dan cepat menguap/kering.
b.    Iklim
Pada musim hujan kebutuhan akan air sudah tercukupi, sehingga tidak perlu penyiraman. Lainhalnya pada musim kemarau, tanaman membutuhkan air yang banyak.
c.    Kesuburan tanah
Tanah yang subur adalah tanah yang banyak mengandung zat organic, termasuk air, sehingga kebutuhan air untuk tanah yang subur lebih sedikit dibandingkan tanah yang tandus atau gersang.
d.    Pancaran sinar matahari
Daerah yang pancaran sinar matahari diterima langsung dan penuh, misalnya daerah dataran rendah, membutuhkan air yang lebih banyak . Sedangkan daerah dataran tinggi/pegunungan membutuhkan air yang lebih sedikit karena pancaran sinar mataharinya agak berkurang jumlahnya.
e.    Luas lahan dan tingkat pertumbuhan
Lahan yang luas membutuhkan air yang lebih banyak dibandingkan lahan yang sempit. Selain itu, tingkat pertumbuhan salak pondoh juga mempengaruhi kebutuhan air, misalnya tanaman yang kecil tentunya memiliki kebutuhan air lebih sedikit dibandingkan tanaman salak pondoh yang sudah besar.
6.    Pemangkasan
Kegiatan pemangkasan pada tanaman salak pondoh bertujuan untuk:
a.    Mengatur banyaknya pelepah daun.
b.    Mengatur banyaknya tunas
c.    Agar lingkungan tidak terlalu lembap.
Pemangkasan ditujukan pada pelepah yang sudah tua dan tunas anakan yang terlalu banyak. Waktu pemangkasan yaitu pada saat tanaman salak pondoh sudah mulai berbunga dan mulai berbuah, agar konsentrasi ditujukan untuk proses pembuahan. Pelaksanaan pemangkasan secara rutin setiap 2 bulan sekali atau setelah panen, termasuk pemangkasan tandan buah  yang sudah kering.

7.    Penyerbukan

Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik atau peristiwa perkawinan. Perkawinan ini akan diikuti dengan pembuahan. Tanaman salak adalah tumbuhan yang dapat melakukan penyerbukan sendiri, tanpa campur tangan manusia. Namun, kadang-kadang dapat dibantu oleh angin dan serangga, termasuk manusia ikut membantu penyerbukan tanaman salak pondoh karena ingin mendapatkan hasil yang baik.
Tanaman salak pondoh mulai berbunga pada umur 2 tahun untuk bibit dari tunas anakan dan 3 tahun untuk bibit dari biji. Tanaman salak pondoh berbunga pada umur 3 tahun.

Tanda-tanda tanaman salak pondoh siap untuk penyerbukan adalah:

a.    Pecahnya seludang bunga betina,
b.    Berbau wangi, dan
c.    Berwarna merah.
Cara penyerbukan bunga tanaman salak pondoh adalah sebagai berikut:
a.    Oleskan bunga jantan pada bunga betina.
b.    Usahakan benang sari bunga jantan menempel pada bagian putik bunga betina.
8.    Pengendalian Hama Penyakit
Walaupun tanaman salak pondoh termasuk tanaman yang tahan terhadap hama penyakit, namun tetap saja ada beberapa tanaman yang terkena serangan hama dan penyakit. Jika kita ingin bercocok tanam salak pondoh dengan baik dan tidak terserang hama penyakit, kita perlu melakukan beberapa pencegahan, antara lain:
a.    Menjaga kebersihan kebun, baim dari sampah maupun dari gulma/tanaman pengganggu.
b.    Memberikan pupuk yang sesuai, baik jenis maupun dosisnya agar tumbuh dengan sehat.
c.    Menjaga kelembapan lokasi bertanam salak pondoh, lakukan pemangkasan bila perlu.
d.    Lakukan penyemprotan bila terdapat hama atau penyakit.
e.    Menjaga kesuburan dan  kegemburan tanah sehingga pertukaran udara berlangsung dengan baik.
Kita perlu mengenal beberapa jenis hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman salak pondoh. Jenis hama dan penyakit yang sering  merusak tanaman salak pondoh, yaitu:
a.    Hama perusak akar tanaman salak pondoh
Hama ini berupa cacing tanah, yang mengakibatkan tanaman menjadi  pendek/kerdil, daun menguning, dan akhirnya mati. Pengobatannya dengan memberikan Furadan 3 G, Curater 3 G, dan Khriphos 25 EC.
b.    Hama perusak batang tanaman salak pondoh.
Hama ini berupa kumbang yang meyerang tanaman muda. Mula-mula bagian daun, lalu masuk melalui pelepah ke dalam batang. Akibat yang dialami tanaman salak pondoh adalah daunnya menguning, kerdil, dan akhirnya mati. Penanggulangannya dengan membasmi kumbang menggunakan insektisida Thiodan, Decis, dan Superdice. Cara pemberantasan dilakukan dengan penyemprotan pada bagian yang terkena serangan.
c.    Binatang perusak buah salak pondoh
Binatang yang sering merusak buah salak pondoh adalah tupai dan tikus. Gejalanya berupa bekas gigitan pada buah atau pangkal buah. Pemberantasan dilakukan dengan racun pospit, dan klerat atau dengan cara memburu tikus dan tupai tersebut.

d.    Penyakit jamur pada salak pondoh
Cendawan atay jamur adalah penyakit yang menyerang bagian pangkal batang dan bagian buah. Penyakit ini muncul pada musim hujan yang terus-menerus dan kebun tanaman salak pondoh yang lembap. Pemberantasannya dengan menyemprotkan fungisida Dithane, Antracol, dan Velimex.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Budidaya Salak Pondoh dan Salak Madu

Salak pondoh / Salak Super merupakan salah satu buah khas dari Indonesia, terutama wilayah Sleman, Yogyakarta dan Magelang Jawa Tengah. Buah ini cukup digemari oleh banyak orang. Bahkan produk salak ini sudah banyak yang mulai dieksport ke manca negara untuk dijadikan produk olahan dalam bentuk yang lain seperti dodol salak, kripik salak, jenang salak dsb. Semakin tingginya permintaan akan buah salak ini, tentunya menuntut para petani salak untuk lebih mengefektifkan pembudidayaan salak yang dilakukan.

Budidaya salak yang efektif, akan berimbas kepada hasil panen yang yang jauh lebih berkualitas dan juga lebih banyak. Dalm mengefektifkan budidaya salak ini, ada beberapa faktor yang perlu anda perhatikan, diantaranya adalah:

Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit yang tepat akan mempengaruhi hasil salak yang didapatkan. Bibit dapat diperoleh dengan memakai biji dan cangkok tunas. Kami menghimbau agar menanam salak dengan bibit dari cangkok tunas karena waktu berbuah lebih cepat, dan rasa buahnya akan sama dengan induknya. Namun cara ini akan seringkali membuat hasil panen tanaman salak yang baru berbeda dengan induknya. Cara cangkok tunas ini bisa dilakukan dengan cara menanak bagian batang, akar maupun daun dengan cara okulasi. Dengan memilih induk yang unggul, maka anda pun akan mendapatkan anakan yang unggul pula.

Pengolahan Tanah

Ada dua hal penting dalam pengolahan tanah ini, yaitu pembuatan kanal untuk alur penanaman bibit salak serta pengaturan jarak tanam. Jarak antar salah yang ideal adalah sekitar 2 x 2 meter. Akan teteapi, jika anda menggunakan sistem polikultur maka jaraknya bisa diperkecil yaitu 1,5 x 1,5 meter. Ketika penentuan jarak tanam sudah selesai, maka galilah lubang dengan kedalaman 50 cm dengan luasan 50 x 50 cm. Biarkan dulu lubang itu sekitar 3 minggu sebelum mulai ditanami bibit, agar luban tersebut terkena paparan sinar matahari. Kemuidan setelah itu, anda dapat memberinya pupuk kompos atau urea, dan setelah selang 1 minggu barulah anda tanam bibit salak pada lubang tersebut.

Penanaman

Menaman salak pondoh lebih baik disesuaikan dengan musim yang tepat, yaitu pada bulan November, dan salak bisa berbuah pada sekitar bulan Desember hingga Februari. Anda juga harus memperhatikan jumlah dari setiap bibit yang ada di dalam lubang. Saat menanam bibit tersebut, anda juga harus menimbunnya dengan tanah yang sudah mengandung pupuk dan jangan lupa disiram.

Pemeliharaan

Dalam pemeliharaan ini, perlu dilakukan sebuah penyulaman, yaitu penggantian bibit yang mati dengan bibit yang baru. Selain itu anda juga memeperhatikan bibit yang mana saja yang akan tumbuh dengan baik dan juga menghasilkan buah. Apabila anda melihat bibit yang tidak baik dalam pertumbuhannya, maka anda bisa segera menyulamnya agar hasil panen anda bisa lebih maksimal. Selain itu, pemupukan juga haruslah teratur, serta penyiangan gulma dan juga pemberantasan hama tanaman perlu benar-benar diperhatikan.

Itulah beberapa tips cara membudiayakan tanaman salak agar bisa menghasilkan panen yang lebih maksimal dengan buah yang berkualitas.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

“Momong” di Tengah-tengah Kebun Salak

Jalan-jalan ke kebun salak, sambil “momong”, kebetulan diantara kebun tersebut ada pohon rambutan binjai besar, skalian Panen. Saat ini sedang tidak musim salak jadi walopun tidak memanen salak tapi bisa memanen rambutan. Thanks God.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Salak Pondoh dan Salak Madu

Salak pondoh adalah salah satu kultivar salak yang banyak tumbuh di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, di lereng Merapi. Salak pondoh memiliki ciri rasa yang manis atau tidak sepet sejak buah masih muda. Salak pondoh (Salacca zalacca Gaertner Voss) termasuk famili palmae, berduri dan bertunas banyak, tumbuh menjadi rumpun yang rapat.  Salak pondoh termasuk dalam buah tropis. Salak pondoh memiliki berbagai macam varietas di Indonesia sendiri salak pondoh yang dibudidayakan adalah salak pondoh merah, salak pondoh super, salak pondoh hitam dan salak pondoh kuning. Sedangkan salak madu adalah salak asli sleman dengan rasa sangat manis seperti madu, dan berikut perbedaan antara salak madu dan salak lainnya

  1. Kulitnya coklat terang
  2. Susunan sisiknya sangat rapi dan teratur
  3. Daging buahnya sangat empuk sehingga tidak sulit untuk mengupasnya tinggal di tekan saja dengan kedua tangan
  4. Rasanya sangat manis seperti madu dan tidak ada rasa kecutnya
  5. Kandungan air daging buahnya sangat lebih banyak jika dibandingkan dengan salak lainnya sehingga ketika dimakan terasa berarir dan tidak kering
  6. Buah salak madu mudah terputus dari tangkainya sehingga jika ada yang jual salak madu yang masih bertangkai bias di pastikan itu bukan salak madu.
  7. Buah salak madu besar-besar dan hamper bulat

Silakan kunjungi alamat kami untuk mendapatkan salak madu yang langsung dari kebun milik sendiri. Dan bonus mencicipi salak madu sepuasnya di tempat kami GRATISSSS!!!!

Posted in Uncategorized, salak madu | Leave a comment

Salak Madu Sleman Yogyakarta

Salak madu merupakan varian unggul dari salak sleman saat ini. Diunggulkan karena terkenal dengan rasanya yang khas manis layaknya madu, tanpa ada asamnya, kadar airny daging buahnya banyak menyebabkan daging buahnya empuk dan mudah untuk di kunyah dan di cerna. Sisiknya terang, dan teratur. Pembibitannya secara vegetatis/cangkok sehingga hasil bibitnya sama dengan induknya.

Bagi anda yang ingin mencicipi buahnya, atau sekedar tanya-tanya pembudidayaanya bisa kontak ke kami di 085743605910. Trima kasih

Posted in salak madu | Leave a comment